0 Pengertian Sosiologi Politik

Rabu, 29 Desember 2010

Sûřįŷă-Ăŧĵěĥ - Tentunya Anda sering mendengar masalah sosiologi politik. Tahukah Anda pengertian sosiologi politik? Sebelum membahas sosiologi politik, mari kita bahas sedikit tentang sosiologi. Anda pasti pernah belajar Sosiologi. Apa itu sosiologi? Sosiologi berasal dari kata socius dan logos. Socius sendiri mempunyai arti kawan atau teman dan logos mempunyai arti berbicara.

Menurut para ahli sosiologi merupakan sebuah ilmu yang membahas fakta-fakta sosial, yakni fakta yang berisi cara bertindak, cara berpikir, berperasaan yang ada di luar individu. Beberapa fakta tadi mempunyai kekuatan menegendalikan individu tersebut.

Politik sendiri berkaitan dengan praktik sistem perpolitikan. Hal ini bertujuan untuk mencapai tujuan bersama yang telah disepakati. Untuk tercapainya tujuan tersebut, digunakan satu alat yang disebut kekuasaaan. Perlu digarisbawahi bahwa tujuan-tujuan yang sudah disepakati merupakan tujuan bersama / publik, bukan tujuan individu.

Sosilogi politik sendiri memiliki pengertian-pengertian yang ada dari sudut pandang yang berbeda yang disampaikan oleh para ahli. Pengertian sosiologi politik secara umum pada dasarnya berkaitan erat dengan kekuasaan. Hal ini banyak dipengaruhi oleh lembaga faktor sokial budaya.

Sedangkan pengertian sosiologi politik yang diungkapkan oleh Gordon Marshall yakni merupakan cabang ilmu yang ada pada ilmu sosiologi yang menganalisa sebab serta akibat sosial dari peranan kekuatan dalam suatu masyarakat. Dengan adanya berbagai konflik sosial dan politik, maka mengakibatkan terjadinya perubahan terhadap pengalokasian kekuatan tersebut.

Masih banyak lagi ungkapan para ahli mengenai sosiologi politik yang berasal dari sudut pandang mereka masing-masing. Kebanyakan para pakar yang ahli tersebut membuat sudut pandang dengan mempelajari permasalahan-permaslahan yang ada pada masyarakat, seperti :
1. Kondisi seperti apakah yang dapat menyebabkan tertib politik atau kekacauan politik yang dapat terjadi di dalam masyarakat ?

2. Alasan apa yang bisa membuat sebuah sistem perpolitikan tertentu dipandang sah atau tidak pada suatu negara oleh para penduduk tersebut ?

3. Mengapa sistem politik tertentu dapat stabil di suatu tempat, tetapi sistem lainnya tidak?

4. Mengapa bisa timbul pemerintahan yang demokratis? Mengapa bisa timbul sebagian sistem yang totaliter? Mengapa ada pemerintahan yang terbentuk dari gabungan keduanya?

5. Faktor apa yang membuat adanya variasi pada sistem kepartaian, tingkat partisipasi politik, dan jumlah rata-rata dalam pemilihan suara?

Biasanya para ahli tersebut menggunakan beberapa pendekatan guna memcahkan masalah-masalah yang ada. Pendekatan yang dipakai tersebut antara lain:
Pendekatan historis

Pendekatan komparatif

Pendekatan institusional

Pendekatan behavioral


Sumber yang diambil Admin Suriya-Aceh: www.AnneAhira.com


Suriya-Aceh
Sobat Pengunjung Website/Blog Sederhana www.suriya-aceh.co.cc|
Silahkan Kirimkan Donasi Sobat Pengunjung Seikhlasnya Berupa Uang/Pulsa Untuk Perkembangan Website/Blog Ini dan Proses Sebagi Media Informasi Ajang Berbagi Ilmu Pengetahuan Via Rek : 2360073771 ! atau (Klik Gambar Disamping).

Suriya-Aceh
Admin Dibalik Website/Blog Sederhana Ini: Suriya|
Ialah Seorang Yang Sedang Mencoba Belajar Website/Blog dan Belajar Lebih Baik Lagi. Jika Sobat Senang Dengan Isi Dari Website/Blog Ini Pastikan Sobat Pengunjung Untuk Berlanganan Via E-Mail! atau Ambil FEED RSS.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Sobat Pengunjung Ceritakan Tentang Isi Dari Blog Sederhana Ini
Kritik dan Saran Juga Untuk Membenahi Blog Sederhana Ini...!!!
Setitik komentar Anda, dapat membangun Blog ini...

“Semoga Blog Seder Hana Ini Bermanfaat Untuk Kita Semuanya”

Free Gabung Disini

Gabung Disini Free

Ayo Ikutan Disini Free

Ikutan Gabung Disini