0 Sistem Pemerintahan & Sistem Politik Inggris

Rabu, 29 Desember 2010

Sûřįŷă-Ăŧĵěĥ - Inggris adalah negara kerajaan tertua di dunia. Juga negara yang mempunyai persemakmuran paling banyak. Selain itu, Inggris memberikan kontribusi besar pada peradaban dan lembaga demokrasi dunia.

Sejak abad ke-9, sistem politik Inggris sudah menerapkan kerajaan dalam menjalankan roda pemerintahan. Pada abad ke-15 kerajaan Inggris menyatu dengan kerjaan Wales dan Skotlandia. Pada abad ke-17, kerajaan Inggris berubah nama menjadi kerajaan Britania Raya.

Pada Abad ke-17 Inggris merubah sistem pemerintahan ke Monarki yang dijalankan oleh parlement. Dari sinilah negara Inggris mendapat julukan Mother of Parliament. Inggrislah yang pertama kali menempatkan sistem parlementer dalam roda pemerintahan.

Sistem pemerintahan ini tetap bertahan sampai sekarang, meskipun ada beberapa perubahan kecil dalam sistemnya. Saat ini, Inggris membagi sistem parlementer ke dalam empat bagian. Yaitu; raja dan ratu, kabinet, parlemen dan badan pengadilan.

Raja dan ratu di Inggris sebenarnya hanyalah sebuah simbol. Ia adalah simbol kekuasaan dan simbol dari sistem monarki yang dianut oleh Inggris. Roda pemerintahan sepenuhnya dibebankan kepada perdana menteri.

Monarki Ala Inggris
Pada dasarnya, Monarki adalah sistem pemerintahan yang dilakukan oleh kerajaan. Tapi, ada beberapa hal yang membedaan monarki di Inggris dengan Monarki di Nnegara lain. Inggris menganut sistem Monarki yang kekuasaannya tidak mutlak dipegang oleh ratu. Ada beberapa elemen lain yang terkait jika mengambil kebijakan.

Ada beberapa pokok dasar hukum yang harus dipatuhi oleh roda pemerintahan Inggris. Antara lain; adanya oposisi, Ratu adalah simbol keagungan tapi tidak boleh ikut campur dalam kebijakan politik, sistem dwi partai, dan lain-lain.

Inggris menunjukkan bahwa Monarki yang mereka anut tidak tergantung terhadap kekuasaan raja atau ratu. Mereka hanyalah simbol yang diagungkan, tapi tidak punya kekuatan dalam pemerintahan. Itulah kenapa setiap kebijakan politik Inggris selalu dilakukan oleh perdana menteri yang terpilih.

Rakyat Inggris dan Pemberontakan Terhadap Monarki
Inggris terkenal sebagai negara yang demokratis. Tapi mereka juga sangat menghormati tradisi sebagai negara yang menghormati tradisi kerajaan. Ini terlihat dari sikap masyarakat yang menghargai keberadaan raja dan ratu, walaupun sebenarnya bertentangan dengan sikap demokrasi.

Akan tetapi, geliat pemberontakan juga pernah terjadi di jalanan Inggris. Pada 1977, Sex Pistols, band punk-rock asal Inggris memberontak lewat lagu God Save The Queen. Lagu tersebut mengkritik sistem pemerintahan Inggris yang menurut Sex Pistols sebenarnya sangat tidak demokratis.

Selain itu, pada November 2010 puluhan ribu mahasiswa melakukan demonstrasi terhadap sikap pemerintahan yang menaikan biaya kuliah hingga sangat tinggi. Sedangkan beberapa negeri di Britania sudah menghapuskan biaya kuliah.


Sumber yang diambil Admin Suriya-Aceh: www.AnneAhira.com


Suriya-Aceh
Sobat Pengunjung Website/Blog Sederhana www.suriya-aceh.co.cc|
Silahkan Kirimkan Donasi Sobat Pengunjung Seikhlasnya Berupa Uang/Pulsa Untuk Perkembangan Website/Blog Ini dan Proses Sebagi Media Informasi Ajang Berbagi Ilmu Pengetahuan Via Rek : 2360073771 ! atau (Klik Gambar Disamping).

Suriya-Aceh
Admin Dibalik Website/Blog Sederhana Ini: Suriya|
Ialah Seorang Yang Sedang Mencoba Belajar Website/Blog dan Belajar Lebih Baik Lagi. Jika Sobat Senang Dengan Isi Dari Website/Blog Ini Pastikan Sobat Pengunjung Untuk Berlanganan Via E-Mail! atau Ambil FEED RSS.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Sobat Pengunjung Ceritakan Tentang Isi Dari Blog Sederhana Ini
Kritik dan Saran Juga Untuk Membenahi Blog Sederhana Ini...!!!
Setitik komentar Anda, dapat membangun Blog ini...

“Semoga Blog Seder Hana Ini Bermanfaat Untuk Kita Semuanya”

Free Gabung Disini

Gabung Disini Free

Ayo Ikutan Disini Free

Ikutan Gabung Disini