0 Tahapan Pilkada Terkendala Qanun

Jumat, 24 Desember 2010

Sûřįŷă-Ăŧĵěĥ - Jadwal pemilihan kepala daerah Aceh 2011 semakin dekat. Tapi, pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini tidak dibarengi dengan perangkat aturan yang jelas. Bahkan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menyatakan, nyaris tak dapat berbuat banyak dalam menyusun tahapan Pilkada di Aceh karena terkendala peraturan (qanun) yang hingga kini tak kunjung dibahas dan disahkan DPRA.

“Penyusunan tahapan pilkada sangat tergantung pada qanun yang sekarang masih di DPRA. Kita belum bisa banyak melangkah menyusun tahapan kalau qanunnya belum disahkan,” kata Wakil Ketua KIP Aceh, Ilham Saputra kepada wartawan seusai Rapat Koordinasi Persiapan Pilkada 2011 di Aula Kantor KIP Aceh, Kamis kemarin.

Rakor KIP tersebut dihadiri berbagai unsur SKPA, antara lain, Kesbangpol Linmas, kepolisan, TNI, PTUN, Dinas Pendidikan, Kanwil Depkum HAM, dan Kemenag.

Ilham menyebutkan, dalam menentukan jadwal dan tahapan pelaksanaan pilkada harus dilakukan di bawah payung hukum dalam bentuk qanun. Sebab, kata dia, tahapan pilkada harus merujuk pada aturan qanun. Salah satu poin penting yang ditunggu KIP adalah tentang kapan tahapan pilkada sudah harus dimulai dan besaran anggaran yang disetujui dewan.

Selain itu, KIP juga ingin mengetahui tentang status calon independen apakah dapat ikut atau tidak dalam pilkada Aceh yang nantinya juga akan menjadi bagian dari substansi qanun yang disahkan dewan.

Ilham menjelaskan, semua penjelasan dan aturan dalam qanun tersebut danggap paling krusial, karena akan menjadi pedoman dan payung hukum bagi penyelenggara untuk menentukan tahapan pilkada selanjutnya.

Bisa Membatalkan
Sementara itu, Ketua KIP Aceh H Abdul Salam Poroh menyebutkan, peninjauan kembali (judical review) pasal calon independen di Mahkamah Konstitusi (MK) untuk pemilihan kepala daerah Aceh menyisakan banyak persoalan.

Selain tidak jelasnya kapan MK menetapkan keputusan setelah beberapa kali menggelar sidang, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh juga terkena imbasnya.

Bahkan KIP berpotensi dapat menunda keikutsertaan calon independen apabila putusan MK telah melampaui masa pencalonan, meskipun MK mengabulkan permohonan penggugat.

“Jika putusan MK telah melampaui batas tahapan yang sedang berjalan, KIP bisa menunda keikutsertaan calon independen untuk pilkada 2011. Kita akan mengeluarkan peraturan KIP,” ujarnya.

Menurut Abdul Salam, persidangan MK yang berlarut-larut tanpa ada keputusan tetap telah menguras banyak energi pihak penyelengara. Bahkan KIP dalam mengajukan usulan anggaran pilkada kepada pemerintah tidak memasukkan aloksi anggaran untuk proses verifikasi calon Independen karena belum adanya keputusan hukum tetap dari MK.

Menurut Abdul Salam, pihaknya sampai sejauh ini masih menungggu dan mengikuti perkembangan terkait persidangan yang dilakukan MK tentang judicial review Pasal 256 UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang pembatasan calon independen.

“Kita masih menunggu dan terus mengikut perkembangan,” ungkapnya. Salam menyebutkan, pihaknya berharap MK bersikap tegas segera menetapkan keputusan tentang hasil judical review tersebut. “Kita harapkan MK segera memutuskan apakah diterima atau tidak agar semua tahapan pilkada sekarang dapat segera disesuaikan,” ujarnya.

Dia tambahkan, keputusan MK terhadap judicial review sangat krusial bagi pelaksanaan pilkada di Aceh. Jika keputusan MK dikeluarkan setelah proses tahapan pencalonan berjalan, maka KIP terpaksa tidak mungkin mengakomodir calon independen ikut dalam pilkada Aceh, sebab hal tersebut akan mempengaruhi tahapan pilkada yang lain.

“Kita mohon maaf saja kalau itu sampai terjadi. Kesempatan ini mungkin bisa digunakan pada pilkada selanjutnya,” sebut Abdul Salam. Meski demikian, kondisi sebaliknya kemungkinan bisa saja terjadi.

KIP akan mengakomodir keikutsertaan calon Independen jika MK mengeluarkan putusannya sebelum tahapan pencalonan dimulai. Menurut perkiraan sementara, tahapan pilkada akan dimulai pada April 2011. Namun kepastiannya masih menunggu DPRA mengesahkan qanun pilkada yang saat ini masih dalam bentuk rancangan.


Sumber yang diambil Admin Suriya-Aceh: Silahkan Lihat Saja Di Sini


Suriya-Aceh
Sobat Pengunjung Website/Blog Sederhana www.suriya-aceh.co.cc|
Silahkan Kirimkan Donasi Sobat Pengunjung Seikhlasnya Berupa Uang/Pulsa Untuk Perkembangan Website/Blog Ini dan Proses Sebagi Media Informasi Ajang Berbagi Ilmu Pengetahuan Via Rek : 2360073771 ! atau (Klik Gambar Disamping).

Suriya-Aceh
Admin Dibalik Website/Blog Sederhana Ini: Suriya|
Ialah Seorang Yang Sedang Mencoba Belajar Website/Blog dan Belajar Lebih Baik Lagi. Jika Sobat Senang Dengan Isi Dari Website/Blog Ini Pastikan Sobat Pengunjung Untuk Berlanganan Via E-Mail! atau Ambil FEED RSS.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Sobat Pengunjung Ceritakan Tentang Isi Dari Blog Sederhana Ini
Kritik dan Saran Juga Untuk Membenahi Blog Sederhana Ini...!!!
Setitik komentar Anda, dapat membangun Blog ini...

“Semoga Blog Seder Hana Ini Bermanfaat Untuk Kita Semuanya”

Free Gabung Disini

Gabung Disini Free

Ayo Ikutan Disini Free

Ikutan Gabung Disini